Tampilkan postingan dengan label WANITA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WANITA. Tampilkan semua postingan

Wooow : Inilah 9 Ciri Istri Pengundang Rezeki Suaminya - No. 4 Mungkin Jarang Dilakukan


Pernikahan merupakan sunnah yang diagungkan oleh Allah SWT. Selain mencari ridha-Nya, menikah juga menjadi salah satu jalan sebagai pembuka pintu rezeki. Allah SWT senantiasa mencukupkan rezeki pasangan yang sudah menikah, meski hanya salah satu dari keduanya yang bekerja.

Inilah 9 Ciri Istri Pengundang Rezeki Suaminya - No. 4 Mungkin Jarang Dilakukan
Inilah 9 Ciri Istri Pengundang Rezeki Suaminya - No. 4 Mungkin Jarang Dilakukan



Ternyata, tidak hanya dengan bekerja saja pasangan suami istri bisa mendatangkan rezeki. Namun dengan memperbaiki akhlak serta memperbanyak berbuat baik, maka dengan mudah rezeki akan sering datang kepada sebuah keluarga.


Jika biasanya suami bertanggungjawab mencari nafkah, maka istri pun memiliki tanggungjawab lain yang tidak kalah penting. Perilaku seorang istri ternyata akan berdampak terhadap sedikit atau banyaknya rezeki yang didapatkan suami. Dengan mengenali ciri istri berikut,  pasangan keluarga bisa memperbaiki rezeki yang mungkin saja tersendat selama ini.


1. Wanita yang Taat Pada Allah dan Rasul-Nya
Sebelum menikahi seorang wanita, pria haruslah mempertimbangkan ke empat faktor berikut yaitu karena (1) kecantikannya, (2) keturunannya, (3) hartanya dan (4) agamanya. Namun, dari keempat faktor tersebut faktor agama haruslah yang paling diutamakan. Akan sangat beruntung jika bisa mendapatkan keempat faktor tersebut.

Jika mencari wanita dengan faktor agama tentu ia merupakan wanita yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Tidak hanya itu, wanita dengan ciri ini juga akan membawa rumah tangga menuju surga dan membawa ketentraman dalam keluarga. Dengan demikian, keluarga tersebut akan bahagia, tentram, nyaman dan itulah rezeki yang sangat berharga.

Rumah tangga yang dipimpin oleh seorang imam yang sholeh dan didampingi istri sholehah tentu akan menjadikan rumah tangga tersebut mendapat berkah dari Allah SWT. Tidak cukup sampai di situ, pernikahan tersebut juga akan menghasilkan anak-anak yang sholeh dan sholehah, serta mendapatkan keridhaan serta rahmat dari Allah.

2. Wanita yang Taat Pada Suaminya
Jika aku boleh menyuruh seseorang untuk sujud kepada orang lain niscaya aku akan menyuruh seorang isteri untuk sujud kepada suaminya (H.R. Tirmidzi dan Ibnu Majah). Itulah hadist Rasullah mengenai betapa utamanya menjadi istri yang taat kepada suaminya. Menjadi istri yang sholehah haruslah mentaati perintah suaminya selam perintah tersebut tidak bertentangan dengan agama.

Dengan ketaatan tersebut, maka akan membuat hati suami menjadi tenang dan damai. Itulah yang menyebabkan suami mudah dalam menjalankan kewajibannya mencari rezeki yang halal bagi keluarganya. Namun, jika seorang istri tetap ini berkarir di luar rumah haruslah terlebih dahulu mendapatkan izin dari suaminya. Selain itu, ia juga harus mampu menjaga diri dengan baik di tempat kerja tersebut.

“Laki-laki adalah pemimpin atas wanita karena Allah telah melebihkan sebagian dari mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita) dan dengan sebab sesuatu yang telah mereka (laki-laki) nafkahkan dari harta-hartanya. Maka wanita-wanita yang saleh adalah yang taat lagi memelihara diri di belakang suaminya sebagaimana Allah telah memelihara dirinya”. (Q.S. An Nisa : 34).

3. Wanita yang Melayani Suaminya dengan Baik
Menjadi seorang istri haruslah mengetahui apa saja tugas dan kewajibannya. Menjalankan tugas rumah tangga dan melayani suami dengan baik serta mendidik anak-anaknya merupakan tugas utama seorang istri. Istri yang sholehah selalu berusaha melayani suaminya dengan baik seperti menyiapkan sarapan, menyediakan keperluannya, memenuhi kebutuhan biologis serta menjaga perasaan suami jangan sampai terlukan karena sikap istri.

Wanita yang memiliki sikap demikian akan menjadi istri kesayangan suami dan menjadi rekan yang baik dalam mewujudkan rumah tangga yang sakinah dan menarik hal-hal positif ke dalam rumah tangga tersebut. termasuk di dalamnya menarik rezeki yang halal bagi suaminya.



4. Wanita yang Berhias Hanya untuk Suaminya
“Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita salehah” (H.R. Muslim). Wanita adalah makhluk yang suka berhias dan mempercantik diri. Akan tetapi, seorang wanita yang sholehah hanya berhiaas dan menampakkan perhiasannya tersebut untuk suaminya seorang. Ketika seorang istri selalu dipandang menyenangkan dan mengetahui cara membuat senang suaminya maka malaikat pun ikut berdoa agar Allah memudahkan rezeki datang kepadanya.

 5. Jika Ditinggal Menjaga Kehormatan dan Harta Suami
Ketika suami keluar untuk mecari nafkah, maka kewajiban seorang istri yang ditinggalkan adalah harus mampu menjaga kehormatannya. Selain itu, ia juga harus menjaga dirinya dari tamu yang tidak pantas, membatasi keluar rumah apabila urusan tersebut tidak begitu penting. Selain itu, wanita tersebut harus bisa menjaga harta yang ditinggalkan sang suami dan mempergunakannya pada hal-hal yang bermanfaat atas izin suaminya. Wanita yang mempunyai ciri tersebut akan membuat rezeki mudah masuk ke dalam rumahnya sebagai upah dari ketaatannya kepada Allah dan kesetiaannya terhadap suami.

6. Wanita Yang Senantiasa Meminta Ridha Suami Atasnya
Ciri istri pembawa rezeki selanjutnya adalah ia yang senantiasa meminta ridha suami atasnya. Wanita dengan ciri ini tahu bagaimana cara menyenangkan hati sang suami dan bisa menjaga sikap serta prilakunya agar tidak menyinggung serta melukai perasaan suaminya tersebut. Ia selalu berusaha agar suaminya tidak pernah marah terhadapnya. Ia tidak akan tidur dalam keadaan marah atau meninggalkan suami dalam keadaan marah sampai mendapatkan maafnya. Mengajak suami bercanda juga bisa membuat suami senang karena dapat menceriakan perkawinan.

Istri yang demikian itu merupakan itri yang menjadi penghuni surga, Hadist Rasulullah ” Maukah kalian kuberitahu isteri-isteri yang menjadi penghuni surga yaitu isteri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya, dimana jika suaminya marah dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata ” Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha” (H.R.An Nasai). Isteri seperti ini adalah isteri yang dimudahkan rezekinya melalui tangan suaminya karena amalan dan kesetiaan pada suaminya,

7. Wanita yang Menerima Pemberian Suami Dengan Ikhlas
Ciri istri pembawa rezeki selanjutnya adalah ia yang tidak pernah mengeluh pemberian dari suaminya. Wanita ini selalu menerima dengan ikhlas serta menghargai apapun yang diberikan suami kepadanya. Ia selalu bersyukur atas apa yang diperoleh suaminya meskipun hanya sedikit. Wanita yang senantiasa bersyukur dan ikhlas ini rezekinya senantiasa akan bertambah baik kuantitas maupun keberkahan yang akan diberikan Allah kepadanya ataupun melalui suaminya.

8. Wanita yang Bisa Menjadi Partner Meraih Ridha Allah
Istri yang menjadikan rumah tangganya sebagai lahan ibadah dan pengabdian diri kepada Allah SWT bisa menjadi rekan diskusi yang berimbang bagi suaminya. Tidak hanya itu, ia juga bisa melakukan koreksi dan menyampaikannya dengan lembut kepada suaminya. Selain itu, wanita yang memiliki ciri ini juga bisa menjadi motivator suami untuk meraih kesuksesan di dunia dan akhirat. Itulah yang menyebabkan munculnya kalimat “ di balik pria yang sukses ada wanita hebat di belakangnya”.

Baca Juga : Amalan DASYAT Bagi Yang Pingin REZEKI BANYAK dan LUNAS HUTANG Menurut Ustd Yusuf Mansur

9. Wanita yang Tak Pernah Putus Doa Untuk Suaminya
Ciri wanita pembawa rezeki yang terakhir adalah wanita yang selalu menerima takdir Allah SWT namun tetap berusaha dengan mendoakan suami dan anak-anaknya  agar sukses di dunia dan akhirat. Rutinitas berdoa tidak pernah terputus dari wanita ini, menjadi penghias bibir setelah menjalankan ibadah sholat. Wanita seperti inilah yang akan mendatangkan rezeki kepada suaminya karena selalu melibatkan Allah pada setiap langkah suaminya lewat doa yang diucapkan setiap hari.

Itulah 9 ciri istri pembawa rezeki bagi suaminya. Maka beruntunglah lelaku yang mendapatkan istri dengan ciri-ciri tersebut. Akan tetapi, apabila belum mendapatkan istri yang demikian adalah kewajiban suami untuk mendidik istrinya agar selalu berada di jalan Allah SWT serta membawa rumah tangga tersebut ke surga-Nya.

Semoga kita selalu mendapatkan ilmu, hidayah dan perlindungan Allah Subhana wata’ala dimanapun kita berada .Semoga yang membagikan info ini ke keluarga dan rekan yang lain Allah lapangkan rizkinya dan hidupnya selalu di naungi keberkahan.....
Aamiin ya Rabbal’alaamiin....

Sumber : akhwatindonesia.net

ASTAGFIRULLAH..! Buya Yahya : "Salah Satu Ciri Wanita Dungu Adalah Yang Meninggalkan Anaknya Bersama Pengasuh Sementara Ia Mengejar Karir"

Salah Satu Ciri Wanita Dungu Adalah Yang Meninggalkan Anaknya Bersama Pengasuh Sementara Ia Mengejar Karir
Salah Satu Ciri Wanita Dungu Adalah Yang Meninggalkan Anaknya Bersama Pengasuh
Sementara Ia Mengejar Karir

Buya Yahya pada tanggal 1 Muharram 1437 H yang lalu sempat mengisi kajian rutin di Masjid Raya Al Azhom Kota Tangerang. Dalam mauidzohnya, pimpinan Majlis dan LPD Al Bahjah Cirebon ini menyebutkan tentang beberapa ciri wanita yang paling dungu. Buya menjelaskan hal tersebut di akhir acara sebelum doa penutup sebagai jawaban dari pertanyaan yang diajukan oleh seorang mustami’ wanita.

Dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh muslimah tersebut, Buya mengatakan bahwa memang seharusnya seorang muslim ataupun muslimah memiliki kewajiban untuk
menuntut ilmu hingga akhir hayat dan dalam pencarian ilmu tersebut tidak terbatas pada suatu bidang ilmu saja. Yang terpenting bagaimana ilmu-ilmu tersebut dapat membawa setiap diri lebih dekat kepada Allah SWT dan utamanya ilmu-ilmu yang menyangkut hukum syar’i.


Niatan baik dalam pencarian ilmu tersebut haruslah dibicarakan dengan kedua orang tua yang telah melahirkan kita. Buya mencontohkan seperti orang tua yang ingin segera menikahkan anak perempuannya. Tentu si anak harus menuruti keinginan orang tuanya tersebut. Terlebih lagi jika syarat-syarat untuk menuju sebuah pernikahan sudah bisa terpenuhi.

Seorang wanita tidak memiliki kewajiban dalam mencari nafkah. Yang menjadi kewajiban bagi seorang perempuan adalah mematuhi perintah suaminya selama sesuai dengan hukum Allah dan Sunnah RasulNya. Dengan menikah, seorang wanita akan memiliki tameng yang berefek akan terhindarnya dari bahaya zina pacaran ataupun yang lebih besar dari itu.

Beliau pun memberi tahu kisah hidupnya kepada para mustami’ dimana dulu ia menikah di saat tengah menjalani pendidikan di universitas. Namun ternyata pernikahan tidak membuat gerak langkahnya kaku dalam mendakwahkan agama maupun berprestasi dalam berbagai bidang lainnya. Beliau menuturkan bahwa justru dengan menikah, seseorang akan memperoleh ketenangan batin maupun pikiran dan ujung-ujungnya adalah prestasi yang mudah digapai.

Kembali pada awal kisah yang ditanyakan oleh muslimah terkait dengan wanita yang paling dungu, Buya Yahya menisbatkan hal ini kepada para wanita yang menempuh pendidikan untuk bisa memiliki gelar sarjana, master, doktoral hingga profesor. Dengan gelar yang dimilikinya, ia lebih memilih untuk berkarir dan meninggalkan anaknya untuk diasuh oleh pembantu ataupun pengasuh.

Di akhir pembicaraan, Kiyai yang selalu berkeliling untuk mendakwahkan agama hingga ke Malaysia tersebut mengatakan bahwa muslimah janganlah berdoa agar Allah memberikan pekerjaan setelah lulus kuliah.

Yang benar adalah berdoalah dengan doa yang sebenarnya yaitu contohnya “Ya Allah, berikan aku jodoh yang bisa mencukupi kebutuhan hidupku dan juga keluargaku”

Jika Allah mengizinkan dan mengabulkan doa tersebut, maka seorang istri tidak perlu lagi yang namanya bekerja di luar. Cukup fokus dengan mengurusi suami dan anak-anaknya saja.

Para Muslimah, masihkan ada yang salah dalam doa kita selama ini?

Bagikan info ini , agar semakin sedikit muslimah yang salah doa dan semoga semakin banyak wanita yang fokus mengurus suami dan anak-anaknya di rumah.

Sumber : kabarmakkah.com

Tanpa Kita Sadari 8 Cara Berdandan Ini ternyata Terlarang Bagi Muslimah

Tanpa Kita Sadari 8 Cara Berdandan Ini ternyata Terlarang Bagi Muslimah
Tanpa Kita Sadari 8 Cara Berdandan Ini ternyata Terlarang Bagi Muslimah

Sahabat, motivasi terbesar bagi para wanita untuk berdandan adalah untuk mempercantik diri. Namun, tidak semua upaya mempercantik wajah, dibolehkan secara syariat. Bisa jadi tujuannya untuk memikat hati suami akan tetapi, meskipun tujuannya mulia, bukan berarti bisa menghalalkan segala cara. Mari kita tinjau rambu-rambu dalam islam terkait hal ini.
Inilah 8 cara berdandan yang terlarang bagi muslimah:


1. Dandanan yang mengundang syahwat



Dandanan yang mengundang syahwat akan mengundang bahaya gangguan yang justru dapat membahayakan kehormatan bahkan keselamatan diri.



“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin agar hendaklah mereka mengulurkan jilbab-jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, sehingga mereka tidak diganggu/disakiti. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”[al-Ahzaab: 59]




“Wanita itu aurat, apabila ia keluar (dari rumahnya) setan senantiasa mengintainya” (HR Tirmidzi, dinilai shahih oleh al-Albani).



2. Berhias seperti wanita jahiliyah jaman dahulu



“Dan hendaklah kalian (wahai istri-istri Nabi) menetap di rumah-rumah kalian dan janganlah kalian bertabarruj (sering keluar rumah dengan berhias dan bertingkah laku) seperti (kebiasaan) wanita-wanita Jahiliyah yang dahulu” [al-Ahzaab:33]



Yang termasuk diantara tabarruj (berhias diri) ala jahiliyyah adalah memakai khimar (kerudung) di kepalanya namun tidak menutupinya dengan sempurna. Dari sini terlihatlah kalung, anting dan lehernya.



3. Berdandan menyerupai Laki-laki



Rasulullah SAW bersabda, “Allah melaknat wanita yang menyerupai laki-laki.” (HR. Al-Jami ash-Shaghir).



4. Memakai parfum atau wewangian



Bau parfum memiliki potensi mengundang syahwat, karenanya mengenakan wewangian di hadapan orang selain suaminya dilarang bagi wanita.



Dari Abu Musa Al Asy’ary bahwanya ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur.” (HR. An Nasa’i no. 5129, Abu Daud no. 4173, Tirmidzi no. 2786 dan Ahmad 4: 414. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih.



5. Menghabiskan banyak waktu untuk berdandan



Demi berkahnya waktu, perbanyak amal dan ibadah serta menuntut ilmu. Hindari berlama-lama berdandan yang menyebabkan banyak waktu terbuang sia-sia.



“Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu, maka apabila telah datang batas waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak (pula) dapat memajukannya” (Q.S. Al A’raaf : 34).



6. Berlebih-lebihan dalam berdandan



Menguras keuangan untuk membeli kosmetik secara berlebihan tidaklah bijaksana.



“… Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan” (QS. Al-A‘raaf, 7: 31).



7. Mencabut alis, membuat tato dan merenggangkan gigi



Rasulullah SAW bersabda, “Allah melaknat wanita yang membuat tato dan meminta ditato, yang mencabut bulu alis dan meminta dicabut, yang merenggangkan gigi dan memperindahnya, serta wanita-wanita yang mengubah ciptaan Allah.” (HR. Al-Jami ash-Shaghir)



8. Menyambung rambut



Rasulullah SAW bersabda, “Allah melaknat wanita yang menyambung rambut dan meminta disambungkan rambutnya.” (HR. Al-Jami’ ash-Shaghir)



Demikianlah 8 cara berdandan yang terlarang bagi muslimah. Cara yang benar dalam berdandan adalah tidak berlebihan dan menghindari fitnah karena dandanan yang mengundang syahwat. Cukuplah kita berdandan yang terbaik hanya untuk suami. Dan jangan lupakan untuk selalu mendandani akhlak kita untuk meraih ridlo Allah SWT.
Semoga bermanfaat, jangan lupa bagikan info ini ke muslimah yang lain ya....



Sumber : myshalihah.blogspot.com

Wajib Tau.. Jilbab Seperti ini HARAM Dipakai Oleh Muslimah...Tolong Bantu Sebarkan Ya..

Wajib Tau.. Jilbab Seperti ini HARAM Dipakai Oleh Muslimah...Tolong Bantu Sebarkan Ya..
Wajib Tau.. Jilbab Seperti ini HARAM Dipakai Oleh Muslimah...Tolong Bantu Sebarkan Ya..


Jilbab seharusnya tidak hanya menjadi gaya-gayaan, namun juga menjadi ajang gaya hidup modern yang sederhana, romantis dan positif(tutup aurat). Namun bagaimana jika jilbabnya seperti ini?


Jilbab telah menjadi trend masyarakat Indonesia khususnya kaum hawa. Bahkan mereka ada yang rela mengeluarkan isi dompet untuk memperdalam ilmu mempercantik diri dengan jilbab tersebut. Tetapi pertanyaannya, apakah mereka telah mengetahui aturan-aturan berjilbab yang sesungguhnya?



Mengingat kenyataan saat ini sangat banyak yang jauh dari kata jilbab/ hijab sehingga mereka digelari oleh orang-orang yang mengetahuinya sebagai jilbob.wanita berjilbob bukan jilbab
Ada beberapa gaya berjilbab yang justru menambah dosa bagi pemakai jilbab tersebut yakni kau hawa.



Jilbab ketat
Diwajibkannya memakai jilbab bagi Muslimah dengan tujuan agar menutupi kulit serta lekuk tubuh yang menggoda para kaum adam. Namun yang terjadi saat ini, muslimah seakan-akan mengacuhkan ketentuan berjilbab tersebut. Mereka pada dasarnya memang berjilbab, namun tidak sesuai dengan aturannya karena lekuk tubuh mereka masih sangat nampak. Bahkan sebagian dari muslimah tersebut berjilbab hanya untuk menonjolkan lekuk tubuh mereka. Hal seperti inilah yang menambah dosa mereka.


Jilbab yang mirip pakaian lelaki

Celana jeans dan kaos lengan panjang pada dasarnya pakaian yang biasa dipakai oleh laki-laki. Namun, muslimah saat ini seakan tidak tahu dengan hal tersebut. Walaupun mereka memakai kerudung, namun kerudung yang mereka pakai tidak menutupi lekuk tubuh seperti dada
dan punggungnya, terlebih lagi dipadu dengan pakaian kaos lengan panjang serta celana jeans, akhirnya tubuh mereka yang harusnya tertutup dan tidak nampak lekukannya, malah semakin menonjol kemana-mana.



Model yang demikian itu tidak boleh dirpaktekkan oleh para muslimah. Karena gaya seperti ini merupakan sumber dosa bagi para muslimah. Sebagaimana yang tertera dalam Al-Qur’an surat An Nuur ayat 31.



Jilbab dengan bahan tipis bahkan transparan
Memakai jilbab dengan bahan tipis alias transparan memang terlihat modis. Dan bahan ini sangat cocok bagi para muslimah yang berada di daerah yang panas. Namun, jilbab dengan bahan inilah yang justru membuat dosa dan tidak diperbolehkan oleh agama. Rosulullah SAW menyebut hal seperti ini dengan sebutan “berpakaian tapi tellaanjangg”.



Jilbab yang menyerupai wanita selain muslimah
Jaman memang sudah berkembang, begitu juga dengan model-model berbusana. Tetapi tidak berlaku bagi aturan agama, terutama tentang berjilbab. Para muslimah hendaknya benar-benar mengetahui bagaimana tata cara berjilbab yang benar. Agar yang dilakukan oleh mereka tidak sia-sia bahkan hanya menghasilkan dosa bukan pahala. Sebagai contoh, berkerudung namun pa…hanya masih jelas terlihat, berjilbab namun da..da tetap dipamerkan. Dengan demikian, berjilbab justru membuat mereka semakin berdosa saja.



Jadi, sebaiknya nih sahabat betul-betul harus tahu bagaimana dan seperti apa berjilbab dan menjadi muslimah yang baik tersebut.
Semoga bermanfaat, jangan lupa bagikan info ini ya....
Sumber : http://www.siraman.com/